Makna Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun

23.02

Mutiara Hikmah dari al-Imam al-Fudhoil bin 'Iyadh



Oleh : Ustadz Nur Hasim (Facebook.com/nurhasim.itqan)
al-Imam Fudhail bin Iyadh pernah bertanya kepada seseorang: “Berapa usia Anda?”
Ia menjawab: “Enam puluh tahun.”
al-Imam Fudhoil berkata lagi: “Kalau begitu, sejak enam puluh tahun Anda sedang berjalan menuju Rabb Anda dan mungkin hampir sampai.”
Orang itu tersentak lalu mengucap: “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un!” 


al-Imam Fudhoil bertanya lagi: “Tahukah Anda makna ucapan Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un? (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya jua kami kembali) Katakanlah: saya adalah hamba Allah dan saya akan kembali kepada-Nya. Barangsiapa memahami bahwa semua manusia adalah hamba Allah dan kepada-Nya akan kembali, maka hendaklah menyadari bahwa ia tertahan. Dan barang siapa menyadari bahwa ia tertahan, hendaklah menyadari bahwa akan dimintai tanggung jawab. Jika menyadari akan dimintai tanggung jawab maka hendaklah mempersiapkan jawaban atas semua pertanyaan.
Kemudian, orang itu berkata,"terus, gimana caranya?"
al-Imam fudhoil menjawab: Gampang.
Orang itu berkata: Bagaimana itu?
al-Imam Fudhoil menjawab: Perbaikilah usia yang masih tersisa maka Allah akan mengampuni kesalahan Anda di masa lalu dan yang tersisa. Tetapi jika Anda tetap melakukan keburukan dalam usia yang tersisa maka berarti Anda mencabut kebaikan masa lalu dan juga kebaikan di usia yang masih tersisa.

Previous
Next Post »
0 Komentar