Mutiara Hikmah dari al-Imam al-Fudhoil bin 'Iyadh
Oleh : Ustadz Nur Hasim (Facebook.com/nurhasim.itqan)
al-Imam Fudhail bin Iyadh pernah bertanya kepada seseorang:
“Berapa usia Anda?”
Ia menjawab: “Enam puluh tahun.”
al-Imam Fudhoil berkata lagi: “Kalau begitu, sejak enam puluh
tahun Anda sedang berjalan menuju Rabb Anda dan mungkin hampir sampai.”
Orang itu tersentak lalu mengucap: “Inna lillahi wa inna
ilaihi raji’un!”
al-Imam Fudhoil bertanya lagi: “Tahukah Anda makna ucapan
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un? (Sesungguhnya kami milik Allah dan
kepada-Nya jua kami kembali) Katakanlah: saya adalah hamba Allah dan saya akan
kembali kepada-Nya. Barangsiapa memahami bahwa semua manusia adalah hamba Allah
dan kepada-Nya akan kembali, maka hendaklah menyadari bahwa ia tertahan. Dan
barang siapa menyadari bahwa ia tertahan, hendaklah menyadari bahwa akan
dimintai tanggung jawab. Jika menyadari akan dimintai tanggung jawab maka
hendaklah mempersiapkan jawaban atas semua pertanyaan.
Kemudian, orang itu berkata,"terus, gimana
caranya?"
al-Imam fudhoil menjawab: Gampang.
Orang itu berkata: Bagaimana itu?
al-Imam Fudhoil menjawab: Perbaikilah usia yang masih tersisa
maka Allah akan mengampuni kesalahan Anda di masa lalu dan yang tersisa. Tetapi
jika Anda tetap melakukan keburukan dalam usia yang tersisa maka berarti Anda
mencabut kebaikan masa lalu dan juga kebaikan di usia yang masih tersisa.


0 Komentar